Allah Sekali Kali Tidak Menyamakan Orang Orang Yang Baik Dengan Orang Orang Yang Buruk

Surat Al-Qalam : 34

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ

inna lil-muttaqiina 'inda robbihim jannaatin na'iim

ARTI

Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

Surat Al-Qalam : 35

أَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ

a fa naj'alul-muslimiina kal-mujrimiin

ARTI

Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir)?

Surat Al-Qalam : 36

مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ

maa lakum, kaifa taḥkumuun

ARTI

Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimana kamu mengambil keputusan?

Surat Al-Qalam : 37

أَمْ لَكُمْ كِتَابٌ فِيهِ تَدْرُسُونَ

am lakum kitaabun fiihi tadrusuun

ARTI

Atau apakah kamu mempunyai kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?

Surat Al-Qalam : 38

إِنَّ لَكُمْ فِيهِ لَمَا تَخَيَّرُونَ

inna lakum fiihi lamaa takhoyyaruun

ARTI

Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.

Surat Al-Qalam : 39

أَمْ لَكُمْ أَيْمَانٌ عَلَيْنَا بَالِغَةٌ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۙ إِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُونَ

am lakum aimaanun 'alainaa baalighotun ilaa yaumil-qiyaamati inna lakum lamaa taḥkumuun

ARTI

Atau apakah kamu memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat, bahwa kamu dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?

Surat Al-Qalam : 40

سَلْهُمْ أَيُّهُمْ بِذَٰلِكَ زَعِيمٌ

sal-hum ayyuhum biżaalika za'iim

ARTI

Tanyakanlah kepada mereka, "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap (keputusan yang diambil itu)?"

Surat Al-Qalam : 41

أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ فَلْيَأْتُوا بِشُرَكَائِهِمْ إِنْ كَانُوا صَادِقِينَ

am lahum syurokaaa`, falya`tuu bisyurokaaa`ihim ing kaanuu shoodiqiin

ARTI

Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar.

Surat Al-Qalam : 42

يَوْمَ يُكْشَفُ عَنْ سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ

yauma yuksyafu 'an saaqiw wa yud'auna ilas-sujuudi fa laa yastathii'uun

ARTI

(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka diseru untuk bersujud, maka mereka tidak mampu,

Surat Al-Qalam : 43

خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۖ وَقَدْ كَانُوا يُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ وَهُمْ سَالِمُونَ

khoosyi'atan abshooruhum tar-haquhum żillah, wa qod kaanuu yud'auna ilas-sujuudi wa hum saalimuun

ARTI

pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).

Surat Al-Qalam : 44

فَذَرْنِي وَمَنْ يُكَذِّبُ بِهَٰذَا الْحَدِيثِ ۖ سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

fa żarnii wa may yukażżibu bihaażal-ḥadiiṡ, sanastadrijuhum min ḥaiṡu laa ya'lamuun

ARTI

Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur´an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,

Surat Al-Qalam : 45

وَأُمْلِي لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ

wa umlii lahum, inna kaidii matiin

ARTI

dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh.

Surat Al-Qalam : 46

أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُمْ مِنْ مَغْرَمٍ مُثْقَلُونَ

am tas`aluhum ajron fa hum mim maghromim muṡqoluun

ARTI

Ataukah engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan utang?

Surat Al-Qalam : 47

أَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ

am 'indahumul-ghoibu fa hum yaktubuun

ARTI

Ataukah mereka mengetahui yang gaib, lalu mereka menuliskannya?

Surat Al-Qalam : 48

فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُنْ كَصَاحِبِ الْحُوتِ إِذْ نَادَىٰ وَهُوَ مَكْظُومٌ

fashbir liḥukmi robbika wa laa takung kashooḥibil-ḥuut, iż naadaa wa huwa makzhuum

ARTI

Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.

Surat Al-Qalam : 49

لَوْلَا أَنْ تَدَارَكَهُ نِعْمَةٌ مِنْ رَبِّهِ لَنُبِذَ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ مَذْمُومٌ

lau laaa an tadaarokahuu ni'matum mir robbihii lanubiża bil-'arooo`i wa huwa mażmuum

ARTI

Sekiranya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.

Surat Al-Qalam : 50

فَاجْتَبَاهُ رَبُّهُ فَجَعَلَهُ مِنَ الصَّالِحِينَ

fajtabaahu robbuhuu fa ja'alahuu minash-shooliḥiin

ARTI

Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang saleh.

Surat Al-Qalam : 51

وَإِنْ يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ

wa iy yakaadullażiina kafaruu layuzliquunaka bi`abshoorihim lammaa sami'uż-żikro wa yaquuluuna innahuu lamajnuun

ARTI

Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur´an dan mereka berkata, "Dia (Muhammmad) itu benar-benar orang gila."

Surat Al-Qalam : 52

وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ

wa maa huwa illaa żikrul lil-'aalamiin

ARTI

Padahal Al-Qur´an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.