Larangan Menaati Orang Orang Yang Mendustakan Kebenaran

Surat Al-Qalam : 8

فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ

fa laa tuthi'il-mukażżibiin

ARTI

Maka janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).

Surat Al-Qalam : 9

وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ

wadduu lau tud-hinu fa yud-hinuun

ARTI

Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula).

Surat Al-Qalam : 10

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ

wa laa tuthi' kulla ḥallaafim mahiin

ARTI

Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,

Surat Al-Qalam : 11

هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ

hammaazim masysyaaa`im binamiim

ARTI

suka mencela, yang kian kemari menyebarkan fitnah,

Surat Al-Qalam : 12

مَنَّاعٍ لِلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ

mannaa'il lil-khoiri mu'tadin aṡiim

ARTI

yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas, dan banyak dosa,

Surat Al-Qalam : 13

عُتُلٍّ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ

'utullim ba'da żaalika zaniim

ARTI

yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,

Surat Al-Qalam : 14

أَنْ كَانَ ذَا مَالٍ وَبَنِينَ

ang kaana żaa maaliw wa baniin

ARTI

karena dia kaya dan banyak anak.

Surat Al-Qalam : 15

إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

iżaa tutlaa 'alaihi aayaatunaa qoola asaathiirul-awwaliin

ARTI

Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, "(Ini adalah) dongeng-dongeng orang dahulu."

Surat Al-Qalam : 16

سَنَسِمُهُ عَلَى الْخُرْطُومِ

sanasimuhuu 'alal-khurthuum

ARTI

Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai(nya).