Manusia Menjadi Jahat Karena Merasa Cukup
Surat Al-Alaq : 6
كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَىٰ
kallaaa innal-insaana layathghooo
ARTI
Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,
Surat Al-Alaq : 7
أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَىٰ
ar ro`aahustaghnaa
ARTI
apabila melihat dirinya serba cukup.
Surat Al-Alaq : 8
إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الرُّجْعَىٰ
inna ilaa robbikar-ruj'aa
ARTI
Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).
Surat Al-Alaq : 9
أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَىٰ
a ro`aitallażii yan-haa
ARTI
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
Surat Al-Alaq : 10
عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰ
'abdan iżaa shollaa
ARTI
seorang hamba ketika dia melaksanakan sholat,
Surat Al-Alaq : 11
أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ عَلَى الْهُدَىٰ
a ro`aita ing kaana 'alal-hudaaa
ARTI
bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang sholat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
Surat Al-Alaq : 12
أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَىٰ
au amaro bit-taqwaa
ARTI
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
Surat Al-Alaq : 13
أَرَأَيْتَ إِنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
a ro`aita ing każżaba wa tawallaa
ARTI
Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
Surat Al-Alaq : 14
أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَىٰ
a lam ya'lam bi`annalloha yaroo
ARTI
Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
Surat Al-Alaq : 15
كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ
kallaa la`il lam yantahi lanasfa'am bin-naashiyah
ARTI
Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
Surat Al-Alaq : 16
نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ
naashiyating kaażibatin khoothi`ah
ARTI
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
Surat Al-Alaq : 17
فَلْيَدْعُ نَادِيَهُ
falyad'u naadiyah
ARTI
Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
Surat Al-Alaq : 18
سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ
sanad'uz-zabaaniyah
ARTI
Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah (penyiksa orang-orang yang berdosa),
Surat Al-Alaq : 19
كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ۩
kallaa, laa tuthi'hu wasjud waqtarib
ARTI
sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya, dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).