Tiap Tiap Orang Memikul Dosanya Sendiri

Surat Al-Isra : 13

وَكُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَائِرَهُ فِي عُنُقِهِ ۖ وَنُخْرِجُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابًا يَلْقَاهُ مَنْشُورًا

wa kulla insaanin alzamnaahu thooo`irohuu fii 'unuqih, wa nukhriju lahuu yaumal-qiyaamati kitaabay yalqoohu mansyuuroo

ARTI

Dan setiap manusia telah Kami kalungkan (catatan) amal perbuatannya di lehernya. Dan pada hari Kiamat Kami keluarkan baginya sebuah kitab dalam keadaan terbuka.

Surat Al-Isra : 14

اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَىٰ بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا

iqro` kitaabak, kafaa binafsikal-yauma 'alaika ḥasiibaa

ARTI

"Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu."

Surat Al-Isra : 15

مَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًا

manihtadaa fa innamaa yahtadii linafsih, wa man dholla fa innamaa yadhillu 'alaihaa, wa laa taziru waazirotuw wizro ukhroo, wa maa kunnaa mu'ażżibiina ḥattaa nab'aṡa rosuulaa

ARTI

Barang siapa berbuat sesuai dengan petunjuk (Allah), maka sesungguhnya itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri, dan barang siapa tersesat maka sesungguhnya (kerugian) itu bagi dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul.

Surat Al-Isra : 16

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

wa iżaaa arodnaaa an nuhlika qoryatan amarnaa mutrofiihaa fa fasaquu fiihaa fa ḥaqqo 'alaihal-qoulu fa dammarnaahaa tadmiiroo

ARTI

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di negeri itu (agar menaati Allah), tetapi bila mereka melakukan kedurhakaan di dalam (negeri) itu, maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan (hukuman Kami), kemudian Kami binasakan sama sekali (negeri itu).

Surat Al-Isra : 17

وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُونِ مِنْ بَعْدِ نُوحٍ ۗ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

wa kam ahlaknaa minal-quruuni mim ba'di nuuḥ, wa kafaa birobbika biżunuubi 'ibaadihii khobiirom bashiiroo

ARTI

Dan berapa banyak kaum setelah Nuh, yang telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Yang Maha Mengetahui, Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya.

Surat Al-Isra : 18

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا

mang kaana yuriidul-'aajilata 'ajjalnaa lahuu fiihaa maa nasyaaa`u liman nuriidu ṡumma ja'alnaa lahuu jahannam, yashlaahaa mażmuumam mad-ḥuuroo

ARTI

Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) Neraka Jahanam, dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.

Surat Al-Isra : 19

وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا

wa man aroodal-aakhirota wa sa'aa lahaa sa'yahaa wa huwa mu`minun fa ulaaa`ika kaana sa'yuhum masykuuroo

ARTI

Dan barang siapa menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedangkan dia beriman, maka mereka itulah orang yang usahanya dibalas dengan baik.

Surat Al-Isra : 20

كُلًّا نُمِدُّ هَٰؤُلَاءِ وَهَٰؤُلَاءِ مِنْ عَطَاءِ رَبِّكَ ۚ وَمَا كَانَ عَطَاءُ رَبِّكَ مَحْظُورًا

kullan numiddu haaa`ulaaa`i wa haaa`ulaaa`i min 'athooo`i robbik, wa maa kaana 'athooo`u robbika maḥzhuuroo

ARTI

Kepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (golongan) itu (yang menginginkan akhirat), Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.

Surat Al-Isra : 21

انْظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ وَلَلْآخِرَةُ أَكْبَرُ دَرَجَاتٍ وَأَكْبَرُ تَفْضِيلًا

unzhur kaifa fadhdholnaa ba'dhohum 'alaa ba'dh, wa lal-aakhirotu akbaru darojaatiw wa akbaru tafdhiilaa

ARTI

Perhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan akhirat lebih tinggi derajatnya dan lebih besar keutamaannya.

Surat Al-Isra : 22

لَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتَقْعُدَ مَذْمُومًا مَخْذُولًا

laa taj'al ma'allohi ilaahan aakhoro fa taq'uda mażmuumam makhżuulaa

ARTI

Janganlah engkau mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, nanti engkau menjadi tercela dan terhina.