Kehidupan Orang Kafir di Dunia Dilapangkan

|Al-Muddassir : 11|

ذَرْنِي وَمَنْ خَلَقْتُ وَحِيدًا

ARTI

Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang yang Aku sendiri telah menciptakannya,

Tafsir Jalalain

(Biarkanlah Aku) artinya, serahkanlah kepada-Ku (untuk menindak orang yang Aku ciptakan) lafal Waman di'athafkan kepada Maf'ul atau kepada Maf'ul Ma'ah (dalam keadaan sendirian)

menjadi Haal atau kata keterangan keadaan bagi lafal Man, atau bagi Dhamirnya yang tidak disebutkan. Maksudnya, orang yang diciptakan-Nya

hanya dia sendiri, tanpa keluarga, tanpa harta benda, dia adalah Walid bin Mughirah Al-Makhzumi.

|Al-Muddassir : 12|

وَجَعَلْتُ لَهُ مَالًا مَمْدُودًا

ARTI

dan Aku berikan baginya kekayaan yang melimpah,

Tafsir Jalalain

(Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak) harta yang luas dan berlimpah, berupa tanam-tanaman, susu perahan, dan perniagaan.

|Al-Muddassir : 13|

وَبَنِينَ شُهُودًا

ARTI

dan anak-anak yang selalu bersamanya,

Tafsir Jalalain

(Dan anak-anak) yang jumlahnya sepuluh orang atau lebih (yang selalu bersama dia) di kala menyaksikan perayaan-perayaan dan kamu pun mendengar tentang persaksian mereka itu.

|Al-Muddassir : 14|

وَظِلٍّ مَمْدُودٍ

ARTI

dan naungan yang terbentang luas,

Tafsir Jalalain

(Dan naungan yang terbentang luas) untuk selama-lamanya.

|Al-Muddassir : 15|

وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ

ARTI

dan air yang mengalir terus-menerus,

Tafsir Jalalain

(Dan air yang tercurah) maksudnya air yang mengalir terus selama-lamanya.

|Al-Muddassir : 16|

وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ

ARTI

dan buah-buahan yang banyak,

Tafsir Jalalain

(Dan buah-buahan yang banyak).