Kelak Orang Mukmin Dimuliakan

|Al-Mursalat : 41|

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي ظِلَالٍ وَعُيُونٍ

ARTI

Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (pepohonan surga yang teduh) dan (di sekitar) mata air,

Tafsir Jalalain

(Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan) berada dalam naungan pohon-pohon, yang pada hari itu bukan main panasnya, padahal tiada matahari (dan mata air-mata air) yang mengalir.

|Al-Mursalat : 42|

وَفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ

ARTI

dan buah-buahan yang mereka sukai.

Tafsir Jalalain

(Dan mendapat buah-buahan dari jenis-jenis yang mereka sukai) di dalam ungkapan ayat ini terkandung pengertian bahwa makanan dan minuman di surga sesuai dengan selera penghuninya masing-masing.

Berbeda dengan keadaan di dunia, makanan dan minuman sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa itu:

|Al-Mursalat : 43|

كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

ARTI

(Katakan kepada mereka), "Makan dan minumlah dengan rasa nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan."

Tafsir Jalalain

("Makan dan minumlah kalian dengan enak) lafal Haniian merupakan Haal atau kata keterangan keadaan, yakni makan dan minumlah dengan seenak-enaknya (karena apa yang telah kalian kerjakan") berupa ketaatan.

|Al-Mursalat : 44|

إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ

ARTI

Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir Jalalain

(Sesungguhnya demikianlah Kami) sebagaimana Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang takwa (memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.)