Nabi Ilyas AS Seorang Utusan Allah SWT
|As-Saffat : 123|
وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ
ARTI
Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul.
(Dan sesungguhnya Ilyas) dapat dibaca Ilyaas atau Alyaas (benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul) menurut suatu pendapat bahwa Nabi Ilyas itu adalah anak saudara lelaki Nabi Harun dan Nabi Musa.
Menurut pendapat yang lain bukan; ia diutus oleh Allah kepada kaum yang tinggal di kota Ba'albak dan sekitarnya.
|As-Saffat : 124|
إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَلَا تَتَّقُونَ
ARTI
(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
(Ingatlah ketika) lafal Idz di sini dinashabkan oleh lafal Udzkur yang diperkirakan keberadaannya (ia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kalian tidak bertakwa) kepada Allah
|As-Saffat : 125|
أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ الْخَالِقِينَ
ARTI
Patutkah kamu menyembah Ba'al dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik Pencipta,
(Patutkah kalian menyembah Ba'l) Ba'l adalah nama berhala yang terbuat dari emas, dan dengan nama berhala itu pula negeri mereka diberi nama, lalu dimudhafkan kepada lafal Bik,
sehingga jadilah Ba'alabak. Maksud ayat ini ialah mengapa kalian menyembahnya (dan kalian tinggalkan) artinya kalian tidak menyembah (sebaik-baik pencipta) yakni Allah; maksudnya mengapa kalian tidak menyembah Allah
|As-Saffat : 126|
اللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ
ARTI
(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?"
(Yaitu Allah Rabb kalian dan Rabb bapak-bapak kalian yang terdahulu") kalau dibaca Allaahu Rabbukum Warabbu Aabaa-ikum, berarti sebelumnya diperkirakan adanya lafal Huwa.
Kalau dibaca Allaaha Rabbakum warabba Aabaa-ikum berarti menjadi Badal dari lafal Ahsanal Khaaliqiina.
|As-Saffat : 127|
فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ
ARTI
Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka),
(Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret) ke dalam neraka.
|As-Saffat : 128|
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ
ARTI
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).
(Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari dosa) yaitu hamba-hamba Allah yang beriman, mereka diselamatkan dari neraka.
|As-Saffat : 129|
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ
ARTI
Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
(Dan Kami abadikan untuk Ilyas di kalangan orang-orang yang datang kemudian) pujian yang baik.
|As-Saffat : 130|
سَلَامٌ عَلَىٰ إِلْ يَاسِينَ
ARTI
"Selamat sejahtera bagi Ilyas."
(Yaitu "Kesejahteraan) dari Kami (dilimpahkan atas Ilyasin) yang dimaksud adalah Nabi Ilyas yang tadi, ia dinamakan demikian secara Taghlib, perihalnya sama dengan ucapan orang-orang Arab
jika menamakan Muhallab dan kaumnya, mereka menamakannya Al-Muhallabuun. Dan menurut qiraat yang membacakannya menjadi Aali Yasiina dengan dipanjangkan harakat Hamzahnya,
berarti keluarga Nabi Ilyas, dan makna yang dimaksud adalah Nabi Ilyas pula.
|As-Saffat : 131|
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ
ARTI
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
(Sesungguhnya demikianlah) sebagaimana Kami memberikan balasan pahala kepadanya (Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.)
|As-Saffat : 132|
إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ
ARTI
Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
(Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.)