Nabi Muhammad SAW Berakhlak Mulia
|Al-Qalam : 1|
ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ
ARTI
Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
(Nun) adalah salah satu dari huruf hijaiah, hanya Allahlah yang mengetahui arti dan maksudnya (demi qalam) yang dipakai untuk menulis nasib semua makhluk di Lohmahfuz
(dan apa yang mereka tulis) apa yang ditulis oleh para malaikat berupa kebaikan dan kesalehan.
|Al-Qalam : 2|
مَا أَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍ
ARTI
dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila.
(Kamu sekali-kali bukanlah) hai Muhammad (orang gila, berkat nikmat Rabbmu) yang telah mengaruniakan kenabian kepadamu, dan juga nikmat-nikmat-Nya yang lain.
Ayat ini merupakan jawaban terhadap perkataan orang-orang kafir, yang mengatakan bahwa Muhammad adalah orang gila.
|Al-Qalam : 3|
وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ
ARTI
Dan sesungguhnya engkau pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
(Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya) tiada pernah terputus.
|Al-Qalam : 4|
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
ARTI
Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur.
(Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti) beragama (yang agung.)
|Al-Qalam : 5|
فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ
ARTI
Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,
(Maka kelak kamu akan melihat dan mereka pun akan melihat.)
|Al-Qalam : 6|
بِأَيْيِكُمُ الْمَفْتُونُ
ARTI
siapa di antara kamu yang gila?
(Siapakah di antara kalian yang gila) yang tidak waras akalnya, kamukah atau mereka. Lafal al-maftuun ini wazannya sama dengan lafal al-ma`quul, berasal dari mashdar al-futuun, artinya gila.