Tugas Para Malaikat Bermacam-macam
|As-Saffat : 1|
وَالصَّافَّاتِ صَفًّا
ARTI
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,
(Demi yang bersaf-saf dengan sebenar-benarnya) yaitu para malaikat yang berbaris membentuk saf-saf dalam menyembah Allah, atau para malaikat
yang sayap-sayapnya bersaf-saf membentuk barisan di udara sambil menunggu apa yang diperintahkan kepada mereka.
|As-Saffat : 2|
فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا
ARTI
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
(Dan demi rombongan yang menggiring dengan sebenar-benarnya) demi para malaikat yang menggiring atau mengarak awan.
|As-Saffat : 3|
فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًا
ARTI
demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
(Dan demi rombongan yang membacakan) maksudnya para pembaca Alquran yang sedang membacakannya sebagai (peringatan)
lafal Dzikran menjadi Mashdar dari makna Fi'il At-Taaliyaat. Maksudnya, demi para qari yang membacakan peringatan atau Alquran.
|As-Saffat : 4|
إِنَّ إِلَٰهَكُمْ لَوَاحِدٌ
ARTI
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
(Sesungguhnya Tuhan kalian) hai penduduk Mekah (benar-benar Esa.)
|Al-Mursalat : 1|
وَالْمُرْسَلَاتِ عُرْفًا
ARTI
Demi (malaikat-malaikat) yang diutus untuk membawa kebaikan,
(Demi angin yang bertiup sepoi-sepoi) yang bertiup secara beruntun bagaikan beruntunnya susunan rambut kuda yang satu sama lainnya saling beriring-iringan. Dinashabkan karena menjadi Haal atau kata keterangan keadaan.
|Al-Mursalat : 2|
فَالْعَاصِفَاتِ عَصْفًا
ARTI
dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya,
(Dan demi angin yang bertiup dengan kencang) yang bertiup sangat kencang.
|Al-Mursalat : 3|
وَالنَّاشِرَاتِ نَشْرًا
ARTI
dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Allah) dengan seluas-luasnya,
(Dan demi angin yang menyebarkan rahmat) yaitu angin yang menyebarkan hujan.
|Al-Mursalat : 4|
فَالْفَارِقَاتِ فَرْقًا
ARTI
dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang baik dan yang buruk) dengan sejelas-jelasnya,
(Dan demi yang membedakan sejelas-jelasnya) maksudnya, demi ayat-ayat Alquran yang membedakan antara perkara yang hak dan perkara yang batil, serta yang membedakan antara perkara yang halal dan perkara yang haram.
|Al-Mursalat : 5|
فَالْمُلْقِيَاتِ ذِكْرًا
ARTI
dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,
(Dan demi malaikat-malaikat yang menyampaikan peringatan) yakni malaikat-malaikat yang turun untuk menyampaikan wahyu kepada para nabi dan para rasul supaya wahyu tersebut disampaikan kepada umat-umat manusia.
|Al-Mursalat : 6|
عُذْرًا أَوْ نُذْرًا
ARTI
untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan.
(Untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan-peringatan) dari Allah swt. Menurut suatu qiraat dibaca 'Udzuran dan Nudzuran, dengan memakai harakat damah pada kedua huruf Dzalnya.
|Al-Mursalat : 7|
إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَاقِعٌ
ARTI
Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti terjadi.
(Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian itu) hai orang-orang kafir Mekah, yaitu mengenai hari berbangkit dan azab yang akan menimpa kalian (pasti terjadi) pasti akan terjadi.
|An-Naziat : 1|
وَالنَّازِعَاتِ غَرْقًا
ARTI
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
(Demi yang mencabut nyawa) atau demi malaikat-malaikat yang mencabut nyawa orang-orang kafir (dengan keras) atau mencabutnya dengan kasar.
|An-Naziat : 2|
وَالنَّاشِطَاتِ نَشْطًا
ARTI
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.
(Dan demi yang mencabut nyawa dengan lemah lembut) maksudnya, demi malaikat-malaikat yang mencabut nyawa orang-orang mukmin secara pelan-pelan.
|An-Naziat : 3|
وَالسَّابِحَاتِ سَبْحًا
ARTI
Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
(Dan demi yang turun dari langit dengan cepat) yakni demi malaikat-malaikat yang melayang turun dari langit dengan membawa perintah-Nya.
|An-Naziat : 4|
فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا
ARTI
dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,
(Dan demi yang mendahului dengan kencang) yaitu malaikat-malaikat yang mendahului dengan kencang membawa arwah orang-orang yang beriman ke surga.
|An-Naziat : 5|
فَالْمُدَبِّرَاتِ أَمْرًا
ARTI
dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
(Dan yang mengatur urusan) dunia, yaitu malaikat-malaikat yang mengatur urusan dunia. Dengan kata lain, demi malaikat-malaikat yang turun untuk mengaturnya.
Jawab daripada semua qasam yang telah disebutkan di atas tidak disebutkan, lengkapnya, benar-benar kalian, hai penduduk Mekah yang kafir, akan dibangkitkan. Jawab inilah yang menjadi Amil terhadap ayat berikutnya yaitu:
|An-Naziat : 6|
يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ
ARTI
(Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,
(Pada hari ketika terjadinya guncangan yang hebat) yakni tiupan pertama malaikat Israfil yang mengguncangkan segala sesuatu dengan hebatnya.
Kemudian pengertian ini diungkapkan ke dalam bentuk kejadian yang timbul dari tiupan tersebut.
|An-Naziat : 7|
تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ
ARTI
(tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
(Kemudian ia diiringi dengan yang mengikutinya) dengan tiupan yang kedua dari malaikat Israfil; jarak di antara kedua tiupan itu empat puluh tahun;
dan jumlah ayat ini berkedudukan menjadi Haal atau kata keterangan keadaan daripada lafal Ar-Raajifah.
Dan lafal Al-Yauma dapat mencakup kedua tiupan tersebut, karena itu maka kedudukan Zharafnya dianggap sah.
Tiupan yang kedua ini untuk membangkitkan semua makhluk yang mati menjadi hidup kembali, maka setelah tiupan yang kedua, mereka bangkit hidup kembali.