Tafsir Ibnu Katsir
Surat Ya-Sin
Tafsir ayat 45-47

Allah Swt. menceritakan perihal keterlanjuran orang-orang musyrik dalam kesesatan mereka dan tiada kepedulian mereka terhadap dosa-dosa yang telah mereka kerjakan dan terhadap masa depan yang ada di hadapan mereka, yaitu hari kiamat.


{وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّقُوا مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ}


Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu dan siksa yang akan datang.” (Yasin: 45) Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah dosa-dosa, sedangkan menurut yang lain adalah kebalikannya.


{لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ}


supaya kamu mendapat rahmat. (Yasin: 45) Yakni mudah-mudahan Allah mengasihani kalian dan menyelamatkan kalian dari azab-Nya bila kalian takut akan hal tersebut. Sebagai kelanjutannya ialah mereka menolak hal tersebut, bahkan berpaling darinya melalui firman berikutnya, yaitu:


{وَمَا تَأْتِيهِمْ مِنْ آيَةٍ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ}


Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka. (Yasin: 46) Yang menunjukkan keesaan-Nya dan kebenaran rasul-rasul-Nya.


{إِلا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ}


melainkan mereka selalu berpaling darinya. (Yasin: 46) Maksudnya, mereka tidak mau merenungkannya, tidak mau menerimanya, dan tidak mau mengambil manfaat darinya. Firman Allah Swt.:


{وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ}


Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Nafkahkanlah sebagian dari rezeki yang diberikan Allah kepadamu” (Yasin: 47) Yakni apabila mereka diperintahkan untuk membelanjakan sebagian dari rezeki yang diberikan oleh Allah kepada mereka untuk kaum fakir miskin


{قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا}


maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman. (Yasin: 47) Yaitu memperbincangkan perihal orang-orang beriman yang fakir, Dengan kata lain mereka berkata kepada orang mukmin yang menganjurkan mereka untuk berinfak dengan nada sinis dan tanggapan yang menentang.


{أَنُطْعِمُ مَنْ لَوْ يَشَاءُ اللَّهُ أَطْعَمَهُ}


Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan (Yasin: 47) Mereka yang kalian anjurkan agar kami berinfak kepada mereka sekiranya Allah menghendaki,

tentulah Dia memberikan kecukupan kepada mereka dan memberi mereka makan dari rezeki yang diberikan¬Nya kepada mereka, dan kami sependapat dengan kehendak Allah Swt. terhadap mereka.


{إِنْ أَنْتُمْ إِلا فِي ضَلالٍ مُبِينٍ}


tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata. (Yasin: 47) dalam anjuran kalian kepada kami untuk melakukan hal tersebut. Ibnu Jarir mengatakan, dapat pula ditakwilkan bahwa kalimat ini merupakan firman Allah Swt.

terhadap orang-orang kafir yang menentang itu. saat mereka mendebat orang-orang mukmin yang menganjurkan kepada mereka untuk berinfak. Allah berfirman kepada mereka: tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata.

(Yasin: 47).