Tafsir Ibnu Katsir
Surat At-Tagabun
Tafsir ayat 5-6

Allah Swt. menceritakan tentang umat-umat terdahulu dan apa yang telah menimpa mereka berupa azab dan pembalasan Allah disebabkan mereka menentang rasul-rasul dan mendustakan perkara yang hak. Untuk itu Allah Swt. berfirman:


{أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَبَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ}


Apakah belum datang kepadamu (hai orang-orang kafir) berita orang-orang kafir dahulu? (At-Taghabun: 5) Yakni kisah mereka dan apa yang telah dialami oleh mereka.


{فَذَاقُوا وَبَالَ أَمْرِهِمْ}


Maka mereka telah merasakan akibat yang buruk dari perbuatan mereka. (At-Taghabun: 5) Maksudnya, balasan yang buruk akibat kedustaan mereka dan amal perbuatan mereka yang jahat. Yaitu berupa hukuman dan kehinaan yang menimpa mereka dalam kehidupan dunia ini.


{وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ}


dan mereka memperoleh azab yang pedih. (At-Taghabun: 5) Yakni di negeri akhirat nanti di samping azab dunia yang telah menimpa mereka. Kemudian disebutkan penyebabnya melalui firman-Nya:


{ذَلِكَ بِأَنَّهُ كَانَتْ تَأْتِيهِمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ}


Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka (membawa) keterangan-keterangan. (At-Taghabun: 6) Maksudnya, membawa alasan-alasan, dalil-dalil, dan keterangan-keterangan yang jelas.


{فَقَالُوا أَبَشَرٌ يَهْدُونَنَا}


lalu mereka berkata, "Apakah manusia yang akan memberi petunjuk kepada kami?” (At-Taghabun: 6) Yakni mereka menganggap mustahil bila rasul itu dari kalangan manusia, dan petunjuk mereka berada di tangan manusia yang sama seperti mereka.


{فَكَفَرُوا وَتَوَلَّوْا}


lalu mereka ingkar dan berpaling. (At-Taghabun: 6) Yaitu mendustakan perkara yang hak dan membangkang, tidak mau mengamalkannya.


{وَاسْتَغْنَى اللَّهُ}


dan Allah tidak memerlukan (mereka). (At-Taghabun: 6) Yakni tidak membutuhkan keimanan dan pengamalan mereka.


{وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَمِيدٌ}


Dan Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji. (At-Taghabun: 6)